Contact Us

Jenis dan Komposisi Baja

Jenis dan Komposisi Baja
28-01-2023
Komposisi baja
Berbeda dengan besi yang bahan alaminya terbuat dari unsur Fe (Ferrum), Baja merupakan bahan buatan (logam paduan). Logam besi yang berfungsi sebagai unsur dasar yang harus dicampur dengan berbagai unsur lain seperti karbon, mangan, fosfor, belerang, silikon, serta sejumlah kecil oksigen, nitrogen, dan aluminium. Sedangkan yang dimaksud dengan baja untuk konstruksi adalah suatu struktur yang terbuat dari kombinasi yang teratur dari struktur baja yang disusun dan didesain khusus untuk memenuhi kebutuhan konstruksi.


Baca Juga: Struktur Material Baja


Apa saja komposisi baja?


Berdasarkan komposisinya, baja dibagi menjadi beberapa jenis:


1. Baja karbon.
Dibagi menjadi klasifikasi yang berbeda sesuai dengan jumlah karbon yang terdiri dari baja, yaitu baja karbon rendah, sedang dan tinggi.

2. Baja paduan.
Baja yang elemen tertentu telah ditambahkan. Penambahan elemen tersebut bertujuan untuk meningkatkan sifat mekanik baja pada temperatur rendah, serta untuk meningkatkan ketahanan baja terhadap reaksi kimia (dalam hal ini oksidasi dan reduksi).

3. Baja paduan khusus.
Baja mengandung berbagai logam, misalnya nikel, kromium, mangan, molibdenum, tungsten, dan vanadium. Penambahan logam-logam tersebut pada baja akan mengubah sifat mekanik dan kimia baja menjadi lebih keras, lebih kuat dan lebih ulet.

4. Baja kecepatan tinggi.
Baja ini memiliki kandungan karbon sekitar 0,7%-1,5%. dan penggunaannya sebagai alat pemotong, seperti bor, pemotong, reamer, dan sebagainya. Tujuan dari penggunaan baja berkecepatan tinggi adalah agar alat potong yang terbuat dari baja jenis ini memiliki kecepatan yang bahkan hingga 2 kali lebih cepat dibandingkan dengan menggunakan baja karbon.


Apa Saja Jenis baja?


Sedangkan menurut kegunaannya, jenis baja dibagi menjadi:

1. Konstruksi baja.
Jenis baja struktural ini mengandung karbon karbon kurang dari 0,7%. Jenis baja ini digunakan untuk konstruksi bahan bangunan.

2. Baja perkakas.
Jenis baja perkakas ini mengandung lebih dari 0,7% karbon karbon. Baja jenis ini berfungsi sebagai alat dan harus memiliki sifat tahan aus, tajam, mudah diasah, tahan panas, kuat dan ulet.


Baca Juga: Apa itu Konstruksi Baja?